Thursday, July 4, 2013

PA Pribadi (61)



PA Pribadi: IV MENGENAL ALLAH (1)
Mazmur 19:8-12 MENGENAL ALKITAB
Alkitab adalah kebenaran kekal dan keindahan yang tak pernah padam
8 Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman. 9 Titah TUHAN itu tepat, menyukakan hati; perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya. 10 Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 11 lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. 12 Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.

Tentang: Pengenalan
Mengenal Alkitab
(8-12)
Tokoh:
Daud
Tempat/waktu:

Proporsi:
Ciri-ciri Taurat
Bentuk sastra:
Mazmur
Pokok bahasan:
Pengenalan akan Alkitab.
Ringkasan isi:
8-12 Taurat TUHAN sempurna, peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat,  hukum-hukum TUHAN benar, siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar
8-9   Taurat TUHAN sempurna,
peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat
10a   Takut akan TUHAN suci, tetap untuk selamanya,
10b-11 Hukum-hukum TUHAN benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas murni, lebih manis dari pada madu.
12  Hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, siapa berpegang padanya mendapat upah besar.

Ayat kunci utama: Maz 19:10-12
10 Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 11 lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. 12 Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar
Pokok pikiran/tema utama:
Taurat TUHAN sempurna,
peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat,  hukum-hukum TUHAN benar, siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar
Istilah penting:
upah, berpegang
Ciri khas:
mazmur
Hubungan struktural utama: generalisasi—Taurat TUHAN sempurna, peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat (8-9). Takut akan TUHAN suci, tetap untuk selamanya (10a), Hukum-hukum TUHAN benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas murni, lebih manis dari pada madu (10b-11). Hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, siapa berpegang padanya mendapat upah besar (12).
Ayat paralel:
ay 8
Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman : Maz 23:3 Ia menyegarkan jiwaku. Ia menuntun aku di jalan yang benar oleh karena nama-Nya. Maz 93:5 Peraturan-Mu sangat teguh; bait-Mu layak kudus, ya TUHAN, untuk sepanjang masa. Maz 111:7 Perbuatan tangan-Nya ialah kebenaran dan keadilan, segala titah-Nya teguh,

Ayat Konteks:
Konteks dekat:
ay 8 . . . sempurna Maz 119:160 Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.

ay 9 . . . tepat  Maz 119:128 Itulah sebabnya aku hidup jujur sesuai dengan segala titah-Mu; segala jalan dusta aku benci. . . . murni Maz 12:7 Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.

ay 11 . . . emas Maz 119:72, 127 Taurat yang Kausampaikan adalah baik bagiku, lebih dari pada ribuan keping emas dan perak.. . . lebih manis Maz 119:103 Betapa manisnya janji-Mu itu bagi langit-langitku, lebih dari pada madu bagi mulutku.

ay 12 . . . Hamba-Mu diperingatkan Maz 17:4 Tentang perbuatan manusia, sesuai dengan firman yang Engkau ucapkan, aku telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan kekerasan;

Konteks jauh:

Upah, reward:  --of the righteous
A. Described as:
Sure … Ams 11:18
Full … Rut 2:12
Remembered . . . 2 Taw 15:7
Great . .  Mat 5:12
Open . . . Mat 6:4, 6, 18
B. Obtained by:
Keeping God’s command . . . Maz 19:11
Sowing righteousness . . . Ams 11:18
Fearing God’s commandments . . . Ams 13:13
Feeding an enemy . . . Ams 25:21, 22
Simple service . . . Mat 6:1
Grace through faith . . . Rom 4:4, 5, 16
Faithfull service . . . Kol 3:23, 24
Serving God dilligently . . . Ibr 11:6
C. At Christ’s return:
After the resurrection . . .; Wah 11:18
Tested by fire . . . 1 Kor 3:8-14
According to works . . . Wah 22:12
--Catatan: Beda dengan upah orang jahat!: pembalasan/ganjarannya sekarang (Maz 91:8), pada penghakiman (2 Tim 4:14), sesuai dg retribusi (Wah 18:6), sesuai kejahatan (2 Sam 3:39), sangat banyak (Maz 31:23).
Berpegang, keeping—holding or observing something firmly:
A. Christians object of:
Christ’s commandments . . . Yoh 14:15-23
Faith . . . 2 Tim 4:7
Free
from self sin . . . 1 Tim 5:22
Oneself . . . 1 Yoh 5:18
In God”s love . .. Yuda 21
B. Manner of, by God’s
Power . . . Yoh 10:28, 29
Name . . . Yoh 17:11, 12
C. Promises respecting
Provision . . . Maz 121:3-8
Preservation . . . Yoh 17:11, 12
Power . . . Wah 2:26
Purity . . . Wah 16:15

Penyataan Kristus:

PENAFSIRAN
Hal-hal utama
:
a. Istilah utama: upah,
b. Hubungan utama: generalisasi—Taurat TUHAN sempurna, peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat (8-9). Takut akan TUHAN suci, tetap untuk selamanya (10a), Hukum-hukum TUHAN benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas murni, lebih manis dari pada madu (10b-11). Hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, siapa berpegang padanya mendapat upah besar (12).
      -- Aspek utama:   berpegang
c. Tema utama/pokok pikiran utama:
Taurat TUHAN sempurna,
peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat,  hukum-hukum TUHAN benar, siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar.
a)                  Tanya jawab penafsiran:
Definisi
1) Apakah yang dimaksud dengan upah?
     -- imbalan atas jasa.
     -- pernyataan syukur atas perbuatan baik
     --
Upah yang kita terima adalah: pasti (Ams 11:18), penuh (Rut 2:12), dikenang (2 Taw 15:7), besar (Mat 5:12), terbuka (Mat 6:4, 6, 18);

2) Apakah yang dimaksud dengan berpegang? 
     -- mematuhi
     -- menerapkan dalam hidup
Alasan
3) Kenapa menerima upah? 
     -- anugerah melalui iman (Rut 4:4, 5, 16),
     -- 
Cara
4) Bagaimana supaya menerima upah?
     -- diterima dengan: menaati perintah Allah (Maz 19:11), menabur kebenaran (Ams 11:18), menaati perintah Allah (Ams 13:13),  Memberi makan musuh (Ams 25:21, 22), pelayanan sederhana (Mat 6:1), pelayanan setia (Kol 3:23, 24), rajin melayani Allah (Ibr 11:6);
     --
5) Bagaimana dapat berpegang pada firman?
     -- Berpegang teguh pada firman Allah menerima upah: adalah pegangan orang Kristen, berdasarkan perintah Kristus (Yoh 14:15-23), iman (2 Tim 4:7), bebas dari dosa sendiri (1 Tim 5:22), diri sendiri (1 Yoh 5:18), dalam kasih Allah (Yuda 21)
     --
Implikasi
6) Apa yang tersirat dari menerima upah? 
     -- upah diteima pada kedatangan kembali Kristus: setelah kebangkitan (Wah 11:18), diuji oleh api (1 Kor 3:8-14), sesuai pekerjaan (Wah 22:12).
7) Apa yang tersirat dari berpegang?
     -- berpegang dilakukan dengan kuasa Allah (Yoh 10:28, 29), nama Allah (Yoh 17:11, 12);
     -- pada janji-janji perihal perbekalan (Maz 121:3-8), pemeliharaaan (Yoh 17:11, 12), kuasa (Wah 2:26), kekudusan (Wah 16:15)
Kesimpulan:
1. Alkitab adalah Firman Tuhan, berisi pedoman dan tuntunan Allah lengkap untuk pegangan kita menjalani hidup sesuai kehendak Tuhan, menju hidup kekal.
2. Alkitab itu sempurna, teguh, tepat, murni, dan benar.
3. Siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar.
4. Upah Tuhan diterima pada saat Kristus kembali.
5. Membaca Alkitab secara teratur, berulang-ulang, supaya dibiasakan sedini mungkin sejak mulai mahir membaca.
Pesan:
Taurat TUHAN sempurna,
peraturan TUHAN itu teguh, titah TUHAN tepat,  hukum-hukum TUHAN benar, siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar.
PENERAPAN
Evaluasi
:
Masih berlaku untuk diterapkan.
Butir-butir penerapan:
1. M
embaca dan merenungkan Alkitab secara teratur, berulang-ulang, dibawah tuntunan
Roh Kudus.
2.
3..
Tekad/Tujuan
Tekun berPA-Pribadi dan ber-PA secara teratur, membaca dan merenungkan Alkitab setiap hari, dan menerapkan dalam hidup sehari-hari.
Ayat hapalan: Maz 19:10-12
10 Takut akan TUHAN itu suci, tetap ada untuk selamanya; hukum-hukum TUHAN itu benar, adil semuanya, 11 lebih indah dari pada emas, bahkan dari pada banyak emas tua; dan lebih manis dari pada madu, bahkan dari pada madu tetesan dari sarang lebah. 12 Lagipula hamba-Mu diperingatkan oleh semuanya itu, dan orang yang berpegang padanya mendapat upah yang besar.
IMS 130602

DISKUSI PA

1.      Sesudah menekankan bahwa Allah berbicara melalui ciptaan-Nya, Pemazmur mengungkapkan bahwa Allah juga berbicara melalui Kitab Suci.

Apa kesan-kesan pertama kita terhadap Alkitab?
a)      Buku sejarah, ceritera
b)      Berisi hukum, peraturan, janji Allah
c)       

2.      Ada beberapa kata dalam bacaan Alkitab di atas yang mengacu kepada Alkitab atau firman Allah. Sebutkan apa saja kata-kata itu!
a)      Taurat TUHAN sempurna, menyegarkan jiwa.
b)      peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat.
c)      titah TUHAN tepat, menyukakan hati.
d)      perintah TUHAN itu murni, membuat mata bercahaya.
e)      hukum-hukum TUHAN benar, adil semuanya, lebih indah dari pada emas, lebih manis dari pada madu.
f)       janji TUHAN siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar.

3.      Sudahkah kita membaca Alkitab secara teratur? Jika belum, mulailah suatu program pembacaan Alkitab dengan membaca satu pasal setiap hari. Kita akan selesai membaca seluruh Alkitab dalam waktu 3 tahun. Kita mungkin memerlukan buku kecil seperti terbitan RBC (Radio Bible Class) untuk membantu kita memperoleh gambaran yang lebih baik tentang bagian Alkitab yang sedang kita baca. Apa yang kita alami? Baca juga: Upah yang kita terima Ams 11:18. Rut 2:12, 2 Taw 15:7, Mat 5:12, Mat 6:4, 6, 18; Maz 19:11, Ams 11:18, Ams 13:13, Ams 25:21, 22, Mat 6:1, Rut 4:4, 5, 16, Kol 3:23, 24, Ibr 11:6; Wah 11:18, 1 Kor 3:8-14, Wah 22:12. Berpegang teguh pada firman Allah Yoh 14:15-23, 2 Tim 4:7, 1 Tim 5:22, 1 Yoh 5:18, Yuda 21;
b)      menerima pesan khusus untuk diterapkan pada waktu itu
c)      kesan-kesan bagaimana menjalani hidup
d)      keyakinan akan janji “siapa berpegang padanya mendapat upah yang besar”
e)      Upah yang kita terima adalah: pasti (Ams 11:18), penuh (Rut 2:12), dikenang (2 Taw 15:7), besar (Mat 5:12), terbuka (Mat 6:4, 6, 18); diterima dengan: menaati perintah Allah (Maz 19:11), menabur kebenaran (Ams 11:18), menaati perintah Allah (Ams 13:13),  Memberi makan musuh (Ams 25:21, 22), pelayanan sederhana (Mat 6:1), anugerah melalui iman (Rut 4:4, 5, 16), pelayanan setia (Kol 3:23, 24), rajin melayani Allah (Ibr 11:6); pada kedatangan kembali Kristus: setelah kebangkitan (Wah 11:18), diuji oleh api (1 Kor 3:8-14), sesuai pekerjaan (Wah 22:12).
f)       Berpegang teguh pada firman Allah menerima upah: adalah pegangan orang Kristen, berdasarkan perintah Kristus (Yoh 14:15-23), iman (2 Tim 4:7), bebas dari dosa sendiri (1 Tim 5:22), diri sendiri (1 Yoh 5:18), dalam kasih Allah (Yuda 21); dilakukan dengan kuasa Allah (Yoh 10:28, 29), nama Allah (Yoh 17:11, 12); pada janji-janji peri Hal perbekalan (Maz 121:3-8), pemeliharaaan (Yoh 17:11, 12), kuasa (Wah 2:26), kekudusan (Wah 16:15).
g)      Kesimpulan bahwa membaca Alkitab secara teratur, berulang-ulang, supaya dibiasakan sedini mungkin sejak mulai mahir membaca

PA Pribadi (60)



PA Pribadi: III PELAYANAN KRISTEN (4)
Mar 10:35-45 KERENDAHAN HATI
Bukan Dilayani Melainkan Melayani
35 Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!" 36 Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?" 37 Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." 38 Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?" 39 Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. 40 Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."

41 Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. 42 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. 43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, 44 dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya. 45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Tentang: Merendahkan hati
KERENDAHAN HATI
(35-45)
Permintaan Yakobus dan Yohanes
35-40
Bukan Memerintah Melainkan Melayani
41-45
Tokoh:
Yesus, Yakobus dan Yohanes

Yesus, kedua belas murid
Tempat/Waktu:
Kapernaum

idem
Proporsi:
Jawaban Yesus atas permintaan Yakobus dan Yohanes agar kelak dalam kemuliaan Yesus mereka berdua diperkenankan duduk disebelah kiri dan kanan Yesus

Penjelasan Yesus bahwa perananan para murid-Nya adalah melayani bukan dilayani, sama seperti Yesus melayani
Bentuk sastra:
Pengajaran

idem
Pokok bahasan:
Kekeliruan permintaan dua murid Yesus

Sikap benar sebagai murid Yesus: melayani bukan dilayani
Ringkasan isi:
35-40  Permintaan dua murid Yesus supaya kelak diperkenankan duduk dalam kemuliaan Yesus di sebelah kiri dan kanan-Nya adalah keliru.
35-37 Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan mohon supaya kelak mereka diperkenankan duduk dalam kemuliaan Yesus, yang seorang di sebelah kanan dan yang seorang di sebelah kiri.
38-40 Tetapi Yesus berkata bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka minta; memang mereka akan meminum cawan yang harus Yesus minum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Yesus terima, tetapi hal duduk di sebelah kanan atau di sebelah kiri-Nya, Ia tidak berhak memberikannya.

41-45 Penjelasan kepada para murid-Nya bahwa sebagai murid Yesus bila ingin menjadi besar hendaklah melayani bukan dilayani.
41-42 Para murid lainnya memarahi keduanya, tetapi Yesus menjelaskan bahwa para murid telah keliru, lalu Yesus menunjuk pada pemerintah yang memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan para penguasa menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43-44 Tidaklah demikian di antara para murid, barangsiapa ingin menjadi besar di antara sesama, hendaklah ia menjadi pelayan sesama, dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang
Ayat kunci utama: Roma 10:43
43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
Pokok pikiran/tema utama:
Di antara sesama orang percaya, barang siapa ingin menjadi besar, hendaklah ia menjadi pelayan; sikap benar adalah rendah hati, bukan ingin dilayani melainkan melayani.
Istilah penting:
Pelayan, melayani, hamba, menjadi besar
Ciri khas:
---
Hubungan struktural utama:
penentangan
Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan mohon supaya kelak mereka diperkenankan duduk dalam kemuliaan Yesus, yang seorang di sebelah kanan dan yang seorang di sebelah kiri (35-37). Tetapi Yesus berkata bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka minta; memang mereka akan meminum cawan yang harus Yesus minum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Yesus terima, tetapi hal duduk di sebelah kanan atau di sebelah kiri-Nya, Ia tidak berhak memberikannya (38-40).
Para murid lainnya memarahi keduanya, tetapi Yesus menjelaskan bahwa para murid telah keliru, lalu Yesus menunjuk pada pemerintah yang memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan para penguasa menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka (41-42). Tidaklah demikian di antara para murid, barangsiapa ingin menjadi besar di antara sesama, hendaklah ia menjadi pelayan sesama,  dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya (43-44), Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang (45).
     Aspek utama: menjadi besar
Ayat paralel:
ay 35-45: Mat 20:20-28
ay 38: Luk 12:50 Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung!
ay 42: Luk 22:25 Yesus berkata kepada mereka: "Raja-raja bangsa-bangsa memerintah rakyat mereka dan orang-orang yang menjalankan kuasa atas mereka disebut pelindung-pelindung.
ay 42-44: Mat 23:11Barangsiapa terbesar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu., Mrk 9:35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.", Luk 22:26 Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan.
Ayat Konteks:
ay 37 … duduk dalam kemuliaan Yesus: Mat 19:28
 Kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila Anak Manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut Aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel.
ay 38 . . . minum: Mat 20:22 Tetapi Yesus menjawab, kata-Nya: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka kepada-Nya: "Kami dapat";  . . . baptis: Luk 12:50  Aku harus menerima baptisan, dan betapakah susahnya hati-Ku, sebelum hal itu berlangsung
ay 39 . . . duduk: Kis 12:2 Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang; Wah 1:9 Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Allah, Allah-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu."
ay 40 . . . bukan berhak: Mat 13:11 Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak.
ay 43 . . . hamba : Mrk 9:35 Lalu Yesus duduk dan memanggil kedua belas murid itu. Kata-Nya kepada mereka: "Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya."; Mat 20:26 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,; Luk 22:36 Jawab mereka: "Suatupun tidak." Kata-Nya kepada mereka: "Tetapi sekarang ini, siapa yang mempunyai pundi-pundi, hendaklah ia membawanya, demikian juga yang mempunyai bekal; dan siapa yang tidak mempunyainya hendaklah ia menjual jubahnya dan membeli pedang.
ay 45 . . . melayani: Mat 20:28  sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Pelayan, melayani, hamba,:—one who serve others, orang yang melayani orang lain
A. Description of:
Slave . . . Kej 9:25 berkatalah ia: "Terkutuklah Kanaan, hendaklah ia menjadi hamba yang paling hina bagi saudara-saudaranya."
Social inferior . . . Kej 19:2 serta berkata: "Tuan-tuan, silakanlah singgah ke rumah hambamu ini, bermalamlah di sini dan basuhlah kakimu, maka besok pagi tuan-tuan boleh melanjutkan perjalanannya." Jawab mereka: "Tidak, kami akan bermalam di tanah lapang."
Worshipper of God . . . 1 Sam 3:9 Sebab itu berkatalah Eli kepada Samuel: "Pergilah tidur dan apabila Ia memanggil engkau, katakanlah: Berbicaralah, TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar." Maka pergilah Samuel dan tidurlah ia di tempat tidurnya.


Messenger of God . . . Yos 1:2
Messiah . . . Yes 42:1
Follower of Christ . . . 2 Tim 2:24
B. Applied distintively to:
Prophets . . . Zak 1:6
Messiah . . . Zak 3:8
Moses . . . Mal 4:4
Christians . . . Kis 2:18
Glorified saints . . . Wah 22:3

menjadi besar, become great –keadaan hati
D. Applied to the believer’s:
Reward . . . Mat 5:12
Faith . . . Mat 15:28
Joy . . . Kis 8:8
Affliction . . . 2 Kor 8:2
Confidence . . . 1 Tim 3:13

E. Applied to final things:
Chasm   fixed. . . Luk 16:26
Wrath . . . Wah 6:17
Tribulation . . . Wah 7:14
White throne judgment . . . Wah 20:11

Greatness, true

Penyataan Kristus:
maha kasih,
PENAFSIRAN
Hal-hal utama
:
a. Istilah utama: Pelayan, melayani, hamba, menjadi besar
b. Hubungan utama: penentangan
Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan mohon supaya kelak mereka diperkenankan duduk dalam kemuliaan Yesus, yang seorang di sebelah kanan dan yang seorang di sebelah kiri (35-37). Tetapi Yesus berkata bahwa mereka tidak tahu apa yang mereka minta; memang mereka akan meminum cawan yang harus Yesus minum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Yesus terima, tetapi hal duduk di sebelah kanan atau di sebelah kiri-Nya, Ia tidak berhak memberikannya (38-40).
Para murid lainnya memarahi keduanya, tetapi Yesus menjelaskan bahwa para murid telah keliru, lalu Yesus menunjuk pada pemerintah yang memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan para penguasa menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka (41-42). Tidaklah demikian di antara para murid, barangsiapa ingin menjadi besar di antara sesama, hendaklah ia menjadi pelayan sesama,  dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya (43-44), Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang (45).
     -- Aspek utama:   menjadi besar
c. Tema utama/pokok pikiran utama:
Di antara sesama orang percaya, barang siapa ingin menjadi besar, hendaklah ia menjadi pelayan; sikap benar adalah rendah hati, bukan ingin dilayani melainkan melayani
Tanya jawab penafsiran:
Definisi
1) Apakah yang dimaksud dengan pelayan atau melayani dalam perikop ini?
     -- bertugas atau bersikap sebagai pelayan atau hamba
     -- bersikap rendah hati terhadap orang lain atau sesama kita
     -- status sosial pelayan adalah lebih atau paling rendah
2) Apakah yang dimaksud dengan besar dalam ayat ini? 
     -- menjadi pemimpin terhadap orang lain
     -- menjadi diutamakan atau didahulukan dibanding orang lain
     --
Alasan
3) Kenapa?  
     --
4) Kenapa?
     -- (Maz 6:6)
     -- (Luk 7:38, 44)
     --
5) Karena apa?
     -- 
Cara
--
Implikasi
6) Apa yang tersirat dari? 
     --
7) Apa yang menyiratkan bahwa?
     --
     --
     --.
     --.
Kesimpulan:
1. Bagi kebanyakan orang menjadi besar atau pemimpin adalah menjadi hal yg diinginkan.
2. Namun menurut Yesus menjadi besar adalah melayani, menjadi pelayan di antara sesama
3. Menjadi besar yang bagaimana ditentukan oleh keadaan hati, yaitu harus rendah hati bukan tinggi hati di antara sesama.
4. Pemimpin yang benar mempunyai kerendahan hati
Pesan:
Di antara sesama orang percaya, barang siapa ingin menjadi besar, hendaklah ia menjadi pelayan; sikap benar adalah rendah hati, bukan ingin dilayani melainkan melayani.
PENERAPAN
Evaluasi
:
.
Butir-butir penerapan:
1. Melayani dengan tulus hati
2. Melayani dengan rendah hati
Tekad/Tujuan
Menumbuhkan dan menghayati kerendahan hati dalam menjalani hidup.
Ayat hapalan:  Markus 10:43
Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
IMS 130508

DISKUSI PA

1.      Sesudah tiga kali memberitahu murid-murid-Nya bahwa Dia harus menderita dan mati di Yerusalem, Yesus mengajar mereka bahwa kebesaran ditemukan di dalam pelayanan.
Menurut kita, mengapa ada orang yang suka menjadi pemimpin?
Rujukan.

a)      Menjadi pemimpin adalah menjadi besar:
- besar kuasa
- besar pujian
- besar pengaruh
- besar wewenang memutuskan.
b)      Namun yang dikendaki Yesus, menjadi pemimpin haruslah pemimpin yang melayani bagaikan seorang hamba.
c)      Jadi, menjadi pemimpin yang rendah hati.
d)       Menjadi pemimpin yang memperhatikan keperluan sesama yang dilayani
e)       
f)        
g)      .
h)       


2.      Menurut kita, apa perbedaan menjadi besar di dalam dunia ini (ayat 42) dan menjadi besar di dalam Kerajaan Allah (ayat 43-44)? Rujukan mempersembahkan tubuh :.

a)      Menjadi besar di dalam dunia ini, adalah memerintah dengan tangan besi, menjalankan kuasa dengan keras
b)      Menjadi besar di dalam Kerajaan Allah, adalah menjadi pelayan di antara sesama, menjadi hamba untuk semuanya.
c)      Rujukan bagi pelayan, orang yang melayani orang lain, dalam firman adalah: hamba (Kej 9:25); masyarakat rendahan (Kej 19:2); penyembah Allah (1 Sam 3:9); utusan Allah (Yos 1:2); Esias (Yes 42:1); pengikut Kristus (2 Tim 2:24). Secara khus diterapkan pada: Nabi (Zak 1:6); Mesias (Zak 3:8); Musa (Mal 4:4); Orang Kristen (Kis 2:18); Orang suci yang dimuliakan (Glorified saints . . . Wah 22:3).
d)      

3.      Dalam pelayanan kita kepada Allah, kita cenderung untuk membiarkan pengakuan dan pujian orang menjadi motivasi utama kita. Berdoa dan mintalah Allah menolong kita dimotivasi hanya oleh keinginan untuk menjadi pelayan-Nya.

a)      Memperkecil bahkan menghilangkan kecenderungan membiarkan pengakuan dan pujian orang menjadi motivasi utama kita, adalah dengan menumbuhkan dan meneguhkan kerendahan hati, dengan berdoa mohon Roh Kudus yang menuntun kita.
b)      Mengandalkan dengan tulus Roh Kudus menolong kita memupuk keinginan menjadi pelayan Allah.
c)       
d)