Wednesday, July 14, 2010

II. SAAT TEDUH-–Menyendiri dengan Allah (3)

III. Sikap ber-Saat Teduh

Untuk mempunyai waktu penuh arti dengan Allah mulailah dengan sikap benar. Dalam mata Allah, kenapa anda melakukan sesuatu adalah jauh lebih penting dari pada apa yang anda lakukan. Karena itu ketika datang bertemu dengan Allah dalam waktu Saat Teduh, datanglah dengan:

· sikap menanti, datang dengan penuh harap dan hasrat,

Ya Allah, Engkaulah Allahku, aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku rindu kepada-Mu, seperti tanah yang kering dan tandus, tiada berair (Maz. 63:1) Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair, demikianlah jiwaku merindukan Engkau, ya Allah (Maz 42:1),

· rasa hormat, siapkan hati dengan berdiam diri dihadapan-Nya menjernihkan pikiran,

Tetapi TUHAN ada di dalam bait-Nya yang kudus. Berdiam dirilah di hadapan-Nya, ya segenap bumi! (Hab. 2:20); Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus, dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya (Maz 89:7),

· siap siaga, sepenuhnya terjaga, dan kemauan mentaati, bukan memilih apa yang mau atau tak mau anda lakukan, tetapi memilih melakukan apapun yang Allah kenhendaki anda lakukan.

Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri (Yoh. 7:17).

 

IV. Tempat dan Waktu ber-Saat Teduh

1. Segar dan siaga. Dalam memilih waktu saat teduh, yaitu kapan dan berapa lama, pilihlah waktu terbaik anda ketika anda berada dalam keadaan terbaik, ketika anda paling segar dan paling siaga. Bagi kebanyakan kita, itu adalah

· waktu pagi subuh, sama seperti yang Yesus juga praktekkan

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana (Mark. 1:35).

demikian pula:

· Abraham,

Ketika Abraham pagi-pagi pergi ke tempat ia berdiri di hadapan TUHAN itu (Kej. 19:27),

· Ayub,

Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa (Ay. 1:5),

· Yakob,

Haruslah engkau membuat tutup dada pernyataan keputusan: buatan seorang ahli. Buatannya sama dengan baju efod, demikianlah harus engkau membuatnya, yakni dari emas, kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya haruslah engkau membuatnya (Kej. 28:18),

· Musa,

Lalu Musa memahat dua loh batu sama dengan yang mula-mula; bangunlah ia pagi-pagi dan naiklah ia ke atas gunung Sinai, seperti yang diperintahkan TUHAN kepadanya, dan membawa kedua loh batu itu di tangannya (Kel 34:4),

· Hannah dan Elkana,

Keesokan harinya bangunlah mereka itu pagi-pagi, lalu sujud menyembah di hadapan TUHAN; kemudian pulanglah mereka ke rumahnya di Rama. Ketika Elkana bersetubuh dengan Hana, isterinya, TUHAN ingat kepadanya (1 Sam. 1:19),

· Daud,

TUHAN, pada waktu pagi Engkau mendengar seruanku, pada waktu pagi aku mengatur persembahan bagi-Mu, dan aku menunggu-nunggu (Maz. 5:3); Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur. Bangunlah, hai jiwaku, bangunlah, hai gambus dan kecapi, aku mau membangunkan fajar! (Maz 57:7-8)

lihat juga:

Kenyangkanlah kami di waktu pagi dengan kasih setia-Mu, supaya kami bersorak-sorai dan bersukacita semasa hari-hari kami (Maz. 90:14); Pagi-pagi buta aku bangun dan berteriak minta tolong; aku berharap kepada firman-Mu (Maz 119:147); Perdengarkanlah kasih setia-Mu kepadaku pada waktu pagi, sebab kepada-Mulah aku percaya! Beritahukanlah aku jalan yang harus kutempuh, sebab kepada-Mulah kuangkat jiwaku (Maz 143:8); Dengan segenap jiwa aku merindukan Engkau pada waktu malam, juga dengan sepenuh hati aku mencari Engkau pada waktu pagi; sebab apabila Engkau datang menghakimi bumi, maka penduduk dunia akan belajar apa yang benar Yes. 26:9; Pada hari besoknya datanglah firman TUHAN kepadaku (Yeh. 12:8).

Kapanpun waktu yang anda pilih, konsistenlah dengan pilihan tersebut.

 

2. Utamakan kualitas bukan kuantitas. Maunya berapa lama, adalah tergantung pada anda dan Tuhan. Mulailah dengan 7 menit, biarkan berlangsung secara alami. Akhirnya menjadi bertambah menjadi lebih dari 15 menit; ingat, jangan lihat jam sebelum selesai. Utamakan mutu, bukan kuantitas. Yang penting apa yang anda lakukan, yaitu hubungan bermutu dengan Tuhan.

 

3. Tanpa gangguan. Pilih tempat khusus, tempat tertentu yang sama yang selalu dipakai untuk itu. Sama seperti halnya Yesus,

Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia (Luk 22:39),

atau Abraham,

Ketika Abraham pagi-pagi pergi ke tempat ia berdiri di hadapan TUHAN itu (Kej. 19:27).

Tempat tersendiri, tempat anda dapat berdiam diri sendirian,

Tetapi jika engkau berdoa, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintu dan berdoalah kepada Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu (Mat. 6:6),

yang hening, yang tak ada gangguan. Tempat yang anda dapat berdoa dengan suara kuat, cukup cahaya untuk membaca, dan cukup nyaman (tetapi bukan tempat tidur!). Tempat yang spesial, tempat yang suci, di mana saja yang cocok bagi anda.

IMS 100714

II. SAAT TEDUH—Menyendiri dengan Allah (2)

II. Manfaat ber-Saat Teduh

 

1. Menjadi seperti Allah. Kita bertumbuh dengan diubah dari berpikir duniawi menjadi berpikir mengikuti pikiran Allah.

Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna (Rom. 12:2).

Dengan demikian, melalui janji Firman, kita menjadi seperti Allah.

Karena kuasa ilahi-Nya telah menganugerahkan kepada kita segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia, yang telah memanggil kita oleh kuasa-Nya yang mulia dan ajaib. Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia (2 Pet. 1:3-4).

Kita menjadi seperti Yesus dengan menyediakan waktu merenungkan-Nya.

Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar (2 Kor. 3:18).

 

2. Berbagai manfaat lain. Dalam pada itu, kita akan memperoleh berbagai manfaat lainnya, seperti:

  • suka cita,

Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa (Maz. 16:11); Aku hendak bergemar dalam perintah-perintah-Mu yang kucintai itu (119:47); Bersukacitalah karena TUHAN, hai orang-orang benar, dan nyanyikanlah syukur bagi nama-Nya yang kudus (97:12); Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam (Yer. 15:16),

  • kekuatan,

Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung, tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah (Yes. 40:29-31),

  • kedamaian,

Besarlah ketenteraman pada orang-orang yang mencintai Taurat-Mu, tidak ada batu sandungan bagi mereka (Maz. 119:165; Yang hatinya teguh Kaujagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya (Yes. 26:3); Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti (Yes 48:18); Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera (Rom. 8:6),

  • keteguhan hati,

Aku senantiasa memandang kepada TUHAN; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah. Sebab itu hatiku bersukacita dan jiwaku bersorak-sorak, bahkan tubuhku akan diam dengan tenteram (Maz. 16:8-9); Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut, sekalipun ribut dan berbuih airnya, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya. Sela (Maz 46:1-3); Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN, maka Ia akan memelihara engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah (Maz 55:22); Hatiku siap, ya Allah, hatiku siap; aku mau menyanyi, aku mau bermazmur (Maz 57:7),

  • sukses,

Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan engkau akan beruntung (Yos. 1:8),

  • doa terjawab,

Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya (Yoh. 15:7),

  • dan orang melihat perubahan dalam hidup kita,

Ketika sidang itu melihat keberanian Petrus dan Yohanes dan mengetahui, bahwa keduanya orang biasa yang tidak terpelajar, heranlah mereka; dan mereka mengenal keduanya sebagai pengikut Yesus (Kis 4:13)--dan kita pun bersaksi!

IMS - 100713

II. SAAT TEDUH--Menyendiri dengan Allah (1)

“Dalam hati aku menyimpan janji-Mu, supaya aku
jangan berdosa terhadap engkau.” (Maz 119:11)

Saat Teduh dan PA Pribadi adalah dua kegiatan yang saling mengisi. Setiap orang yang ingin melibatkan dirinya ber-PA Pribadi selayaknya telah mempunyai waktu Saat Teduh yang teratur setiap hari. Kecuali kalau PA hanya dimaksudkan untuk memperoleh rangsangan intelektual saja. Karena Waktu Saat Teduh tiada lain adalah waktu persekutuan pribadi dengan Allah melalui Firman dan doa. Waktu yang sengaja kita sediakan dan siapkan untuk bertemu dengan Dia. Tujuannya adalah supaya kita boleh bertumbuh dalam hubungan pribadi kita dengan Allah, sehingga semakin mengenal Dia, semakin akrab mengasihi Dia, dan semakin menjadi seperti Dia.

 

I. Alasan ber-Saat Teduh

1. Hak istimewa orang percaya. Allah menciptakan manusia dalam rupa-Nya adalah untuk tujuan persekutuan (Kej. 2, 3). Tetapi sejak Adam jatuh dalam dosa, persekutuan dengan Allah telah terputus. Namun Allah memandang hubungan ini penting sehingga telah mengutus Anak-Nya ke dunia untuk mati menebus dosa kita. Maka hak istimewa persekutuan pribadi dengan Dia kembali kita punyai.

Allah, yang memanggil kamu kepada persekutuan dengan Anak-Nya Yesus Kristus, Tuhan kita, adalah setia (1 Kor. 1:9). Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus. Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna (1 Yoh.1:3-4).

 

2. Peneladanan Yesus. Semasa pelayanan-Nya, bersaat teduh menjadi sumber kekuatan bagi Yesus. Persekutuan pribadi dengan Bapa-Nya di surga adalah prioritas utama dalam hidup-Nya.

Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana (Mark. 1:35). Akan tetapi Ia mengundurkan diri ke tempat-tempat yang sunyi dan berdoa (Luk. 5:16). Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.

Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan." Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi." Maka seorang malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (Luk 22:39-44).

Orang-orang besar Allah dalam sejarah pun punya waktu banyak dengan Allah. Demikian pula kita, kita pun tidak akan dapat menjadi orang Kristen yang bertumbuh sehat dan bersih, tanpa persekutuan harian dengan Tuhan.

Perintah dari bibir-Nya tidak kulanggar, dalam sanubariku kusimpan ucapan mulut-Nya (Ayub 23:12). Tetapi Yesus menjawab: "Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah" (Mat. 4:4). Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN (Ul. 8:3). Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan (1 Pet. 2:2). Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat (Ibr. 5:14); dan

Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya sesuai dengan firman-Mu (Maz. 119:9); untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman (Ef. 5:26). Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu (Yoh. 15:3).

 

3. Pengabdian pada Kristus. Anda memang tidak punya waktu untuk setiap hal, tetapi anda harus menyediakan waktu untuk hal penting, seperti halnya ber-Saat Teduh. Kuncinya adalah pengabdian anda pada Kristus dan kerajaan Allah,

“carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu” (Mat. 6:33).

 

4. Pertumbuhan iman. Maka bersaat teduh haruslah kita lakukan setiap hari, karena ini adalah hak istimewa luar biasa yang diberikan kepada kita. Lagi pula dengan bersaat teduh kita akan memberi kasih sayang mendalam atau pengabdian kepada Allah, menerima arahan dari Allah, mendapat perasaan senang dalam Allah, dan kita bertumbuh semakin serupa Allah. Kita pun dikuduskan melalui Firman. Firman membangun kita semakin bertumbuh.

Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik (2 Tim. 3:16-17).

IMS - 100712

Tuesday, July 13, 2010

PA PRIBADI (14)

2 Petrus 2:10-15        Epistel Minggu 18 Juli 2010

BINASAKAN DIRI TERMABUK HAWA NAFSU
GARA-GARA
TERPIKAT
GURU PALSU

10  terutama mereka yang menuruti hawa nafsunya karena ingin mencemarkan diri dan yang menghina pemerintahan Allah. Mereka begitu berani dan angkuh, sehingga tidak segan-segan menghujat kemuliaan, 11 padahal malaikat-malaikat sendiri, yang sekalipun lebih kuat dan lebih berkuasa dari pada mereka, tidak memakai kata-kata hujat, kalau malaikat-malaikat menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah. 12 Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar, 13 dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu. 14 Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! 15 Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.

PENGAMATAN

Tentang: tabiat guru palsu

KUATLAH HADAPI GURU PALSU
(10-15)

Tokoh: Petrus

Tempat/waktu: Roma, tahun 67 M

Proporsi: Ciri-ciri guru palsu

Bentuk sastra: surat nasihat peringatan (supaya hati-hati)

Pokok bahasan: terpikat guru palsu

Ringkasan isi:

Awas jangan sampai terpikat. Kenali segera dari ciri-ciri mereka. Kendalikan hawa nafsu, jangan abaikan kehendak Allah, supaya tidak terpikat (10-15).

--- Mereka yang menuruti hawa nafsu dan mereka yang menghina pemerintahan Allah, begitu berani dan angkuh, tidak segan-segan menghujat kemuliaan, padahal malaikat-malaikat sendiri, yang lebih kuat dan lebih berkuasa, tidak memakai kata-kata hujat kalau menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah (10-11).

---Tetapi sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan, mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar, dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka (12-13a).

--- Tanpa malu-malu terang-terangan melakukan apa saja terdorong pemuasan keinginan badan. Sikap dalam pesta makan memuakkan kemabukan hawa nafsu. Tak bosan-bosannya berbuat dosa, dan kesukaannya memandang wanita cabul. Dan orang yang baru percaya dan masih kurang yakin pun jadinya terpikat (13b-14a).

--- Hati mereka sudah terbiasa dengan keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! Tidak mau mengikuti jalan yang lurus, mereka pun tersesat seperti Bileam yang ingin sekali mendapat uang dari perbuatannya yang jahat (14b-15).

Ayat kunci : 2 Petrus 2:14
Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

Pokok pikiran/tema utama:
Hati-hati jangan sampai terpikat, akibat dikendalikan oleh hawa nafsu dan mengabaikan kehendak Allah. Kenali mereka segera dari ciri-ciri khasnya.

Istilah penting: hawa nafsu, mereka  d.h.i. guru-guru palsu

Ciri khas: --

Hubungan struktural utama: penentangan—Mereka yang menuruti hawa nafsu dan mereka yang menghina pemerintahan Allah,  begitu berani dan angkuh, tidak segan-segan menghujat kemuliaan, padahal malaikat-malaikat sendiri, yang lebih kuat dan lebih berkuasa, tidak memakai kata-kata hujat kalau menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah (10-11). Tetapi sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan, mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar, dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka (12-13a). Tanpa malu-malu terang-terangan melakukan apa saja terdorong pemuasan keinginan badan. Sikap dalam pesta makan memuakkan kemabukan hawa nafsu. Tak bosan-bosannya berbuat dosa, dan kesukaannya memandang wanita cabul. Dan orang yang baru percaya dan masih kurang yakin pun jadinya terpikat (13b-14a). Hati mereka sudah terbiasa dengan keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! Tidak mau mengikuti jalan yang lurus, mereka pun tersesat seperti Bileam yang ingin sekali mendapat uang dari perbuatannya yang jahat (14b-15).

Ayat paralel:
ay 12: Yudas 1:10 Tetapi dengan penghinaan-penghinaan, orang-orang itu menyerang segala sesuatu yang mereka tidak mengerti. Mereka sama seperti binatang-binatang yang tidak berakal, yang mengetahui hal-hal dengan nalurinya. Tetapi justru hal-hal itulah yang menyebabkan kehancuran mereka.

Ayat Konteks:

ay 10: … menghujat kemuliaan … Yudas 1:8 Demikian juga oknum-oknum itu berkhayal-khayal sampai mereka berbuat dosa terhadap badan mereka sendiri. Mereka memandang rendah kekuasaan Allah dan menghina para makhluk yang mulia di surga

ay 11: … tidak memakai kata-kata hujat … Yudas 1:9  Mikhael sendiri, yang mengepalai malaikat-malaikat, tidak pernah berbuat seperti itu. Pada waktu ia bertengkar dengan Iblis dalam perselisihan tentang siapa yang akan mendapat mayat Musa, Mikhael tidak berani menghakimi Iblis dengan kata-kata penghinaan. Mikhael hanya berkata, "Tuhan akan membentak engkau!"

ay 13a: … berfoya-foya pada siang hari … Rom 13:13 Kita harus melakukan hal-hal terhormat seperti yang biasanya dilakukan orang pada siang hari; jangan berpesta pora melampaui batas, atau mabuk. Jangan cabul, atau berkelakuan tidak sopan. Jangan berkelahi, atau iri hati.

ay 13b: … Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka … 1Kor 11:20, 21 … Tetapi pada waktu kalian berkumpul, yang kalian adakan itu bukan Perjamuan Tuhan. 21 Sebab pada waktu makan, kalian masing-masing berebut mengambil makanannya sendiri, sampai ada yang tidak mendapat apa-apa, sedangkan yang lainnya menjadi mabuk.

ay 14: … memikat orang-orang yang lemah … 2Pet 2:18  Mereka membuat pernyataan-pernyataan yang muluk-muluk dan kosong; nafsu yang cabul dipakai oleh mereka guna menjerumuskan orang-orang yang baru saja mulai terlepas dari lingkungan orang yang hidup sesat;  … Yak 1:8  Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.

ay 15a: … telah meninggalkan jalan benar … Kis 13:10 dan berkata: "Hai anak Iblis, engkau penuh dengan rupa-rupa tipu muslihat dan kejahatan, engkau musuh segala kebenaran, tidakkah engkau akan berhenti membelokkan Jalan Tuhan yang lurus itu?

ay 15b: … Bileam …Bil 22:4-20 Lalu orang Moab berkata kepada para pemimpin orang Midian, "Tak lama lagi gerombolan itu melahap segala sesuatu di sekitar kita seperti sapi melahap rumput di padang." Maka Raja Balak 5 mengirim utusan untuk memanggil Bileam, anak Beor, yang tinggal di kota Petor dekat Sungai Efrat di daerah Amau. Mereka disuruh menyampaikan kepada Bileam pesan ini dari Balak, "Ketahuilah, ada suatu bangsa datang dari Mesir; orang-orangnya menyebar ke mana-mana dan siap menyerang daerah kami. 6 Mereka lebih kuat dari kami. Jadi, datanglah! Kutuklah mereka untukku. Barangkali kami dapat mengalahkan mereka dan mengusir mereka dari negeri ini. Sebab aku yakin orang yang kauberkati akan mendapat berkat, dan orang yang kaukutuk akan mendapat kutuk." 7 Maka pergilah para pemimpin orang Moab dan Midian itu dengan membawa upah untuk Bileam supaya ia mau mengutuk orang Israel. Setelah sampai kepada Bileam, mereka menyampaikan kepadanya pesan Raja Balak. 8 Kata Bileam kepada mereka, "Bermalamlah di sini. Besok akan saya kabarkan kepada kalian apa yang dikatakan TUHAN kepada saya." Maka para pemimpin Moab itu tinggal di tempat Bileam. 9 Lalu Allah datang kepada Bileam dan bertanya, "Siapakah orang-orang itu yang tinggal di tempatmu, Bileam?" 10 Jawab Bileam, "Mereka utusan Raja Balak dari Moab untuk mengabarkan 11 bahwa suatu bangsa yang datang dari Mesir telah tersebar di mana-mana. Raja Balak menyuruh saya mengutuk bangsa itu untuk dia, supaya ia dapat memerangi dan mengusir mereka." 12 Kata Allah kepada Bileam, "Jangan pergi dengan orang-orang itu, dan jangan mengutuk bangsa itu, karena mereka telah Kuberkati." 13 Keesokan harinya Bileam berkata kepada para utusan Balak itu, "Pulanglah, TUHAN tidak mengizinkan saya pergi dengan kalian." 14 Maka kembalilah mereka kepada Balak dan mengabarkan kepadanya bahwa Bileam tidak mau datang bersama mereka. 15 Lalu Balak mengirim lebih banyak utusan yang lebih tinggi pangkatnya dari yang pertama. 16 Mereka menyampaikan kepada Bileam pesan ini dari Balak, "Aku mohon dengan sangat: datanglah, dan jangan menolak. 17 Aku akan memberi upah yang banyak sekali, dan melakukan apa saja yang kaukatakan. Datanglah, dan kutuklah bangsa itu untukku." 18 Tetapi Bileam menjawab, "Sekalipun semua perak dan emas yang ada di dalam istana Raja Balak dibayarkan kepada saya, saya tak dapat melanggar perintah TUHAN, Allah yang saya sembah. Biar dalam hal yang kecil pun saya tidak dapat menentangnya. 19 Tetapi baiklah kalian bermalam di sini, seperti yang dilakukan para utusan yang terdahulu. Saya ingin tahu apakah masih ada yang mau dikatakan TUHAN kepada saya." 20 Malam itu Allah datang kepada Bileam dan berkata, "Orang-orang itu datang untuk minta engkau pergi dengan mereka. Jadi bersiap-siaplah untuk pergi. Tetapi lakukanlah hanya yang diperintahkan kepadamu."

False teachers – guru-guru palsu 
A. Characteristics of:
Grace perverters … Gal 1:6-8 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, 7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. 8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia. 9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
Money lovers … Luk 16:14 Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.
Christ-deniers … 2Pet 2:1  Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.
Truth-opposers … 2Tim 3:8 Sama seperti Yanes dan Yambres menentang Musa, demikian juga mereka menentang kebenaran. Akal mereka bobrok dan iman mereka tidak tahan uji.
Myth-lovers … 2Tim 4:3, 4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.
Deprived of the truth … 1Tim 6:3-5 Jika seorang mengajarkan ajaran lain dan tidak menurut perkataan sehat--yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus--dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah kita, 4 ia adalah seorang yang berlagak tahu padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga, 5 percekcokan antara orang-orang yang tidak lagi berpikiran sehat dan yang kehilangan kebenaran, yang mengira ibadah itu adalah suatu sumber keuntungan.
Bound by traditions … Mat 15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia."
Unstable … 1Tim 1:6, 7 Tetapi ada orang yang tidak sampai pada tujuan itu dan yang sesat dalam omongan yang sia-sia. 7 Mereka itu hendak menjadi pengajar hukum Taurat tanpa mengerti perkataan mereka sendiri dan pokok-pokok yang secara mutlak mereka kemukakan.
Deceitful … Ef 4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
Lustful … 2Pet 2:12-19 Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar, 13 dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu. 14 Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! 15 Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat. 16 Tetapi Bileam beroleh peringatan keras untuk kejahatannya, sebab keledai beban yang bisu berbicara dengan suara manusia dan mencegah kebebalan nabi itu. 17 Guru-guru palsu itu adalah seperti mata air yang kering, seperti kabut yang dihalaukan taufan; bagi mereka telah tersedia tempat dalam kegelapan yang paling dahsyat. 18 Sebab mereka mengucapkan kata-kata yang congkak dan hampa dan mempergunakan hawa nafsu cabul untuk memikat orang-orang yang baru saja melepaskan diri dari mereka yang hidup dalam kesesatan. 19 Mereka menjanjikan kemerdekaan kepada orang lain, padahal mereka sendiri adalah hamba-hamba kebinasaan, karena siapa yang dikalahkan orang, ia adalah hamba orang itu.

B. Prevalence of:
In Paul’s time … 2 Tim 1:14, 15 Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita. 15 Engkau tahu bahwa semua mereka yang di daerah Asia Kecil berpaling dari padaku; termasuk Figelus dan Hermogenes.
During this age … 1Tim 4:1-3 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan 2 oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka. 3 Mereka itu melarang orang kawin, melarang orang makan makanan yang diciptakan Allah supaya dengan pengucapan syukur dimakan oleh orang yang percaya dan yang telah mengenal kebenaran.
At Christ’s return … 2Tim 4:3, 4 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya. 4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Greed—excessive desire for things > keserakahan (ay 14b) > ketamakan, kerakusan
A. Productive of:
Defeat … Yos 7:11-26
Murder … 1Kin 21:1-16
Betrayal … Luk 22:1-6

B. Examples of
Samuel’s sons … 1Sam 8:1, 3
False prophets … Yes 56:10, 11
False teachers … 2Pet 2:14, 15

Avarice—covetousness, greed > ketamakan, keserakahan akan harta
A. Productive of:
Defeat … Yos 7:11, 21
Death … 1Kin 21:5-16
Discontent … Yak 4:1-4

B. Examples of
Balaam … 2Pet 2:15
etc

Covetousness—an insatiable desire for worldly gain > serakah, iri hati, ketamakan
A. Described as
Idolatry … Kol 3:5 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala,
Root of evil … 1Tim 6:9-11 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan. 10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. 11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.
Never satisfied … Hab 2:9 Celakalah orang yang mengambil laba yang tidak halal untuk keperluan rumahnya, untuk menempatkan sarangnya di tempat yang tinggi, dengan maksud melepaskan dirinya dari genggaman malapetaka!
Vanity … Maz 39:6 Ia hanyalah bayangan yang berlalu! Ia hanya mempeributkan yang sia-sia dan menimbun, tetapi tidak tahu, siapa yang meraupnya nanti.

B. Productive of
Theft … Yos 7:21 aku melihat di antara barang-barang jarahan itu jubah yang indah, buatan Sinear, dan dua ratus syikal perak dan sebatang emas yang lima puluh syikal beratnya; aku mengingininya, maka kuambil; semuanya itu disembunyikan di dalam kemahku dalam tanah, dan perak itu di bawah sekali."
Lying … 2Raj 5:20-27 berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu dari padanya." 21 Lalu Gehazi mengejar Naaman dari belakang. Ketika Naaman melihat ada orang berlari-lari mengejarnya, turunlah ia dengan segera dari atas kereta untuk mendapatkan dia dan berkata: "Selamat!" 22 Jawabnya: "Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim dari antara rombongan nabi. Baiklah berikan kepada mereka setalenta perak dan dua potong pakaian." 23 Naaman berkata: "Silakan, ambillah dua talenta." Naaman mendesak dia, dan membungkus dua talenta perak dalam dua pundi-pundi dan dua potong pakaian, lalu memberikannya kepada dua bujangnya; mereka ini mengangkut semuanya di depan Gehazi. 24 Setelah mereka sampai ke bukit, disambutnyalah dari tangan mereka, disimpannya di rumah, dan disuruhnya kedua orang itu pergi, maka pergilah mereka. 25 Baru saja Gehazi masuk dan tampil ke depan tuannya, berkatalah Elisa kepadanya: "Dari mana, Gehazi?" Jawabnya: "Hambamu ini tidak pergi ke mana-mana!" 26 Tetapi kata Elisa kepadanya: "Bukankah hatiku ikut pergi, ketika orang itu turun dari atas keretanya mendapatkan engkau? Maka sekarang, engkau telah menerima perak dan dengan itu dapat memperoleh kebun-kebun, kebun zaitun, kebun anggur, kambing domba, lembu sapi, budak laki-laki dan budak perempuan, 27 tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.
Murder … Ams 1:18,19 padahal mereka menghadang darahnya sendiri dan mengintai nyawanya sendiri. 19 Demikianlah pengalaman setiap orang yang loba akan keuntungan gelap, yang mengambil nyawa orang yang mempunyainya.
Falsehood … Kis 5:1-10 Ada seorang lain yang bernama Ananias. Ia beserta isterinya Safira menjual sebidang tanah. 2 Dengan setahu isterinya ia menahan sebagian dari hasil penjualan itu dan sebagian lain dibawa dan diletakkannya di depan kaki rasul-rasul. 3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu? 4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah." 5 Ketika mendengar perkataan itu rebahlah Ananias dan putuslah nyawanya. Maka sangatlah ketakutan semua orang yang mendengar hal itu. 6 Lalu datanglah beberapa orang muda; mereka mengapani mayat itu, mengusungnya ke luar dan pergi menguburnya. 7 Kira-kira tiga jam kemudian masuklah isteri Ananias, tetapi ia tidak tahu apa yang telah terjadi. 8 Kata Petrus kepadanya: "Katakanlah kepadaku, dengan harga sekiankah tanah itu kamu jual?" Jawab perempuan itu: "Betul sekian." 9 Kata Petrus: "Mengapa kamu berdua bersepakat untuk mencobai Roh Tuhan? Lihatlah, orang-orang yang baru mengubur suamimu berdiri di depan pintu dan mereka akan mengusung engkau juga ke luar." 10 Lalu rebahlah perempuan itu seketika itu juga di depan kaki Petrus dan putuslah nyawanya. Ketika orang-orang muda itu masuk, mereka mendapati dia sudah mati, lalu mereka mengusungnya ke luar dan menguburnya di samping suaminya.
Hurtful lusts … 1Tim 6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
Apostasy … 1Tim 6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

C. Exclude from
God’s kingdom … 1Kor 6:10; Ef 5:5
Sacred offices … 1Tim 3:3
Heaven … Ef 5:5

D. Examples of
Saul … 1Sam 15:9, 19
Yudas … Mat 26:14, 15
Ananias … Kis 5:1-11

Desire, spiritual – hasrat, keinginan
Renewed fellowship … 1Tes 2:17
Church office … 1Tim 3:1
Spiritual knowledge … 1Pet 2:2
Spiritual gifts … 1Kor 14:1

Penyataan Kristus: maha kasih, maha adil

PENAFSIRAN
Hal-hal utama
:
a. Istilah utama: guru-guru palsu
b. Hubungan utama: penentangan—Mereka yang menuruti hawa nafsu dan mereka yang menghina pemerintahan Allah, begitu berani dan angkuh, tidak segan-segan menghujat kemuliaan, padahal malaikat-malaikat sendiri, yang lebih kuat dan lebih berkuasa, tidak memakai kata-kata hujat kalau menuntut hukuman atas mereka di hadapan Allah (10-11). Tetapi sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan, mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar, dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka (12-13a). Tanpa malu-malu terang-terangan melakukan apa saja terdorong pemuasan keinginan badan. Sikap dalam pesta makan memuakkan kemabukan hawa nafsu. Tak bosan-bosannya berbuat dosa, dan kesukaannya memandang wanita cabul. Dan orang yang baru percaya dan masih kurang yakin pun jadinya terpikat (13b-14a). Hati mereka sudah terbiasa dengan keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk! Tidak mau mengikuti jalan yang lurus, mereka pun tersesat seperti Bileam yang ingin sekali mendapat uang dari perbuatannya yang jahat (14b-15). 
-- Aspek utama: hawa nafsu keserakahan > tak segan memutar balik kebenaran, ikut pesanan demi bayaran

c. Tema utama/pokok pikiran utama:
Awas jangan sampai terpikat. Kenali segera dari ciri-ciri mereka. Kendalikan hawa nafsu, jangan abaikan kehendak Allah, supaya tidak terpikat.

Tanya jawab penafsiran:
Definisi
1) Apakah ciri-ciri guru palsu?
     --  Berbalik ikuti injil lain (Gal 1:6-8); Hamba-hamba uang (Luk 16:14); Penyangkal Kristus  (2Pet 2:1); Penentang kebenaran (2Tim 3:8); Pencinta dongeng (2Tim 4:3, 4); Kehilangan kebenaran (1Tim 6:3-5); Terikat tradisi (Mat 15:9); Tak stabil (1Tim 1:6, 7); Penuh tipuan (Ef 4:14); Penuh nafsu (2Pet 2:12-19).

2) Apakah maksudnya hawa nafsu dalam ayat 10 dan 14?
     -- keinginan kuat untuk memuaskan diri, keinginan tubuh/daging. 
     -- desakan hati dan keinginan keras (untuk menurutkan hati, melepaskan marah, dsb); nafsu = keinginan (kecenderungan, dorongan) hati yang kuat; dorongan hati yang kuat untuk berbuat kurang baik; selera; gairah atau keinginan (makan)

3) Apakah keserakahan? 
     -- kelobaan; ketamakan; kerakusan
     -- Penyembahan berhala (Kol 3:5); Akar kejahatan (1Tim 6:9-11); Tak pernah puas (Hab 2:9); Kesia-siaan (Maz 39:6).

Alasan
4) Kenapa orang menjadi guru palsu? 
     -- serakah, tamak, rakus
     -- terdorong oleh hawa nafsu kotor, tak murni
     -- godaan Iblis

Cara
5) Bagaimana mengajar kepalsuan?
     -- tidak mengajarkan yang seharusnya tetapi karangan sendiri
     -- memutar balik kebenaran
6) Bagaimana menjalankan keserakahan?
     -- berbohong
     -- Pencurian (Yos 7:21); Pembohongan (2Raj 5:20-27); Kepalsuan (Kis 5:1-10); Nafsu mencelakakan (1Tim 6:9); Pengingkaran agama, iman, prinsip (1Tim 6:10).

Implikasi
8) Apa yang tersirat dari adanya guru-guru palsu? 
     -- hati-hati, kendalikan hawa nafsu, takut akan Tuhan supaya tidak terpikat
     -- kuasai kebenaran Firman
9) Apa yang tersirat dari keserakahan?
     -- kendalikan hawa nafsu
     -- rendah hati
     -- peduli sesama

Kesimpulan:
1.  Dalam masyarakat Kristen dewasa ini tak terhindarkan adanya guru-guru palsu
2.  Keberadaan guru-guru palsu perlu dikenali sedini mugkin.
3.  Supaya tidak mudah terpikat, setiap orang percaya perlu mendalami Firman dan mengendalikan nafsunya
4.  Idealnya setiap orang percaya perlulah dipenuhi Roh.

Pesan
:
Awas jangan sampai terpikat guru-guru palsu. Kenali segera dari ciri-ciri mereka. Kendalikan hawa nafsu, jangan abaikan kehendak Allah, supaya tidak terpikat.

PENERAPAN
Evaluasi
:
Berlaku juga bagi orang percaya masa kini.

Butir-butir penerapan:
1. Tekun mendalami Firman
2. Mentaati kenendak Allah

Tekad/Tujuan
Tekun mendalami Alkitab.

Ayat hapalan: 2 Petrus 2:14
Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

IMS 100711

Friday, July 2, 2010

PA PRIBADI (13)

Ayub 28:1-12                                    Epistel Minggu 4 Juli 2010

GALI HARTA TAK TEMUKAN HIKMAT
Demi Gali Harta Tak Hiraukan Pelestarian Lingkunan
  1 "Memang ada tempat orang menambang perak dan tempat orang melimbang emas; 2 besi digali dari dalam tanah, dan dari batu dilelehkan tembaga. 3 Orang menyudahi kegelapan, dan batu diselidikinya sampai sedalam-dalamnya, di dalam kekelaman dan kelam pekat. 4 Orang menggali tambang jauh dari tempat kediaman manusia, mereka dilupakan oleh orang-orang yang berjalan di atas, mereka melayang-layang jauh dari manusia. 5 Tanah yang menghasilkan pangan, dibawahnya dibongkar-bangkir seperti oleh api. 6 Batunya adalah tempat menemukan lazurit yang mengandung emas urai. 7 Jalan ke sana tidak dikenal seekor burung buaspun, dan mata elang tidak melihatnya; 8 binatang yang ganas tidak menginjakkan kakinya di sana dan singa tidak melangkah melaluinya. 9 Manusia melekatkan tangannya pada batu yang keras, ia membongkar-bangkir gunung-gunung sampai pada akar-akarnya; 10 di dalam gunung batu ia menggali terowongan, dan matanya melihat segala sesuatu yang berharga; 11 air sungai yang merembes dibendungnya, dan apa yang tersembunyi dibawanya ke tempat terang.

12 Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi?

IBIS:

1 Ada pertambangan di mana perak ditemukan; ada tempat di mana emas dimurnikan. 2 Besi digali dari dalam tanah; dari batu dilelehkan tembaga. 
3 Gelap yang pekat ditembusi, tempat yang paling dalam diselidiki. Di situ, di dalam kegelapan, orang mencari batu-batuan. 4 Jauh di tempat yang tak ada penghuni, yang belum pernah diinjak dan dilalui, orang bekerja sambil bergantungan pada tali di dalam terowongan yang sunyi sepi. 
5 Tanah menghasilkan pangan bagi manusia, tapi di bawah tanah itu juga, semua dibongkarbalikkan sehingga isi bumi berantakan. 6 Batu di dalam tanah mengandung nilakandi, dan debunya berisikan emas murni. 
7 Burung elang tak kenal jalan ke sana, dan burung nasar pun belum pernah terbang di atasnya. 8 Belum pernah singa maupun binatang buas lainnya melalui jalan sepi yang menuju ke sana. 
9 Orang menggali dalam batu yang betapa pun kerasnya, dibongkarnya gunung sampai pada akarnya. 10 Ketika ia membuat tembusan di dalam gunung batu, didapatinya permata yang sangat bermutu. 11 Sampai kepada sumber sungai-sungai ia menggali, lalu menyingkapkan apa yang tersembunyi.

12 Tetapi di manakah hikmat dapat dicari? Di manakah kita dapat belajar agar mengerti?

Tentang: pencarian dan penggalian harta terpendam

Gali Harta Tak Temukan Hikmat 
(1-12)

Tokoh: Ayub (dan para sahabatnya Elifas, Bildad, Zofar, dan Elihu – Ayub 2:11; 32:2)
Tempat/waktu: Tanah Uz, mungkin timur laut Palestina, antara Damaskus dan sungai Efrat, l.k. 2000-1800 SM.
Proporsi: Deskripsi tempat-tempat pencarian dan penggalian harta logam mulia (emas dan perak) dan batu-batuan mulia (nilakanda dan batu permata lainnya) dan logam berharga (besi dan tembaga)

Bentuk sastra: dialog adu pandangan

Pokok bahasan: segala daya dan upaya dipakai manusia mendapatkan harta materi terpendam dari bumi (tetapi bagaimana dengan hikmat dan akal budi?)
Ringkasan isi:

Bumi dan tanah memang memberikan harta dan pangan bagi manusia, orang tinggal menemukan, menggali dan mengolahnya dengan segala daya dan upaya memakai akal sendiri. Tetapi bagaimana dengan hikmat dan akal budi, di mana dan bagaimana orang bisa memperolehnya? (ay 1-12). --

-- Memang orang dapat memperoleh emas, perak, besi dan tembaga dengan menambang dan memurnikannya dari dalam bumi di bawah tanah. Gelap yang pekat ditembusi, tempat yang paling dalam diselidiki. Bahkan mencari batu-batuan mulia, jauh di tempat yang tak ada penghuni, yang belum pernah diinjak dan dilalui, orang bekerja sambil bergantungan pada tali di dalam terowongan yang sunyi sepi (1-6).
-- Tanah menghasilkan pangan bagi manusia, tapi jauh di bawahnya, semua dibongkarbalikkan sehingga isi bumi berantakan. Batu di dalam tanah mengandung nilakandi, dan debunya berisikan emas murni. Burung elang dan burung nasar pun belum pernah terbang di atasnya. Belum pernah singa maupun binatang buas lainnya melalui jalan sepi yang menuju ke sana (7-8). 
-- Orang menggali dalam batu yang betapa pun kerasnya, dibongkarnya gunung membuat terowongan di dalam gunung batu, didapatinya permata yang sangat bermutu. Sampai kepada sumber sungai-sungai ia menggali, lalu menyingkapkan apa yang tersembunyi (9-11).
-- Tetapi di manakah hikmat dapat dicari? Di manakah kita dapat belajar agar mengerti (12)?

Ayat kunci utama: Ayub 28:12
Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi?

Pokok pikiran/tema utama:
Memang dengan segala daya dan upayanya menggunakan akal dan pikiran sendiri orang dapat menemukan, menggali, dan mengolahnya demi memperoleh logam-logam dan batu-batuan mulia dan berharga lainnya, serta pangan dari dalam bumi dan tanah. Tetapi harta yang paling berharga dari semuanya itu, yakni hikmat dan akal budi, di mana dan bagaimana orang dapat memperolehnya?

Istilah penting: menggali, mencari, menemukan, hikmat, akal budi

Ciri khas: --

Hubungan struktural utama: penentangan—Memang orang dapat memperoleh emas, perak, besi dan tembaga dengan menambang dan memurnikannya dari dalam bumi di bawah tanah. Gelap yang pekat ditembusi, tempat yang paling dalam diselidiki. Bahkan mencari batu-batuan mulia, jauh di tempat yang tak ada penghuni, yang belum pernah diinjak dan dilalui, orang bekerja sambil bergantungan pada tali di dalam terowongan yang sunyi sepi (1-6). Tanah menghasilkan pangan bagi manusia, tapi jauh di bawahnya, semua dibongkarbalikkan sehingga isi bumi berantakan. Batu di dalam tanah mengandung nilakandi, dan debunya berisikan emas murni. Burung elang dan burung nasar pun belum pernah terbang di atasnya. Belum pernah singa maupun binatang buas lainnya melalui jalan sepi yang menuju ke sana (7-8). Orang menggali dalam batu yang betapa pun kerasnya, dibongkarnya gunung membuat terowongan di situ, didapatinya permata yang sangat bermutu. Sampai kepada sumber sungai-sungai ia menggali, lalu menyingkapkan apa yang tersembunyi (9-11). Tetapi di manakah hikmat dapat dicari? Di manakah kita dapat belajar agar mengerti (12)?

Aspek utama: pencarian

Ayat paralel:
--

Ayat Konteks:

Konteks dekat:
ay 12: hikmat dan akal budi . . . Ay 28:28  tetapi kepada manusia Ia berfirman: Sesungguhnya, takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi." ;  Maz 111:10   Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Puji-pujian kepada-Nya tetap untuk selamanya.; Ams 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. ; 9:10  Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

Hikmat:

Wisdom – knowledge guided by understanding
A. Sources of, in:
Spirit … Kel 31:3 dan telah Kupenuhi dia dengan Roh Allah, dengan keahlian dan pengertian dan pengetahuan, dalam segala macam pekerjaan,

Lord … Kel 36:1, 2 Demikianlah harus bekerja Bezaleel dan Aholiab, dan setiap orang yang ahli, yang telah dikaruniai TUHAN keahlian dan pengertian, sehingga ia tahu melakukan segala macam pekerjaan untuk mendirikan tempat kudus, tepat menurut yang diperintahkan TUHAN." 2 Lalu Musa memanggil Bezaleel dan Aholiab dan setiap orang yang ahli, yang dalam hatinya telah ditanam TUHAN keahlian, setiap orang yang tergerak hatinya untuk datang melakukan pekerjaan itu.

God’s Law … Ul 4:6 Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmu dan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.

Fear of the Lord … Ams 9:10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

Righteous … Ams 10:31  Mulut orang benar mengeluarkan hikmat, tetapi lidah bercabang akan dikerat.

C. Describe as:
Statesmanship … Kej 41:33  Oleh sebab itu, baiklah tuanku Firaun mencari seorang yang berakal budi dan bijaksana, dan mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir.

Technical skill … Kel 28:3 Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.

Common sense … 2Sam 20:14-22 Sebab kita pasti mati, kita seperti air yang tercurah ke bumi, yang tidak terkumpulkan. Tetapi Allah tidak mengambil nyawa orang, melainkan Ia merancang supaya seorang yang terbuang jangan tinggal terbuang dari pada-Nya. 15 Maka sekarang, aku datang mengatakan perkataan ini kepada tuanku raja karena orang banyak itu telah menakut-nakuti aku. Sebab itu pikir hambamu ini: baiklah aku berbicara dahulu dengan raja, mungkin raja mengabulkan permohonan hambanya ini; 16 sebab raja akan mendengarkan aku dan akan melepaskan hambanya ini dari tangan orang yang hendak memunahkan aku dan anakku bersama-sama dari milik pusaka Allah. 17 Juga hambamu ini berpikir: perkataan tuanku raja tentulah akan menenangkan hati, sebab seperti malaikat Allah, demikianlah tuanku raja, yang dapat membeda-bedakan apa yang baik dan jahat. Dan TUHAN, Allahmu, kiranya menyertai tuanku." 18 Lalu raja menjawab, katanya kepada perempuan itu: "Baiklah jangan sembunyikan kepadaku apa yang hendak kutanyakan kepadamu." Kata perempuan itu: "Berkatalah kiranya tuanku raja!" 19 Kemudian bertanyalah raja: "Adakah Yoab campur tangan dengan engkau dalam semuanya ini?" Perempuan itu menjawab: "Demi hidupmu, tuanku raja, tidaklah mungkin untuk menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala yang tuanku raja katakan. Sesungguhnya hambamu Yoab yang memerintahkan daku; dialah yang menaruh ke dalam mulut hambamu segala perkataan ini. 20 Dengan maksud untuk mengubah rupa perkara itu maka hambamu Yoab melakukan perkara ini. Tetapi tuanku bijaksana sama seperti malaikat Allah, sehingga mengetahui semua yang terjadi di bumi." 21 Sesudah itu berkatalah raja kepada Yoab: "Baik, kukabulkan permohonan ini. Pergilah, bawalah kembali orang muda Absalom itu." 22 Lalu sujudlah Yoab dengan mukanya ke tanah dan menyembah sambil memohon berkat bagi raja. Dan Yoab berkata: "Pada hari ini hambamu mengetahui bahwa tuanku raja suka kepada hamba, karena tuanku telah mengabulkan permohonan hambamu ini."

Mechanical skill … 1Raj 7:14 Dia adalah anak seorang janda dari suku Naftali, sedang ayahnya orang Tirus, tukang tembaga; ia penuh dengan keahlian, pengertian dan pengetahuan untuk melakukan segala pekerjaan tembaga; ia datang kepada raja Salomo, lalu melakukan segala pekerjaan itu bagi raja.

Understanding … Ams 10:13, 23  13 Di bibir orang berpengertian terdapat hikmat, tetapi pentung tersedia bagi punggung orang yang tidak berakal budi. 23 Berlaku cemar adalah kegemaran orang bebal, sebagaimana melakukan hikmat bagi orang yang pandai.

Military ability … Yes 10:13  Sebab ia telah berkata: "Dengan kekuatan tanganku aku telah melakukannya dan dengan kebijaksanaanku, sebab aku berakal budi; aku telah meniadakan batas-batas antara bangsa, dan telah merampok persediaan-persediaan mereka, dengan perkasa aku telah menurunkan orang-orang yang duduk di atas takhta.

Commercial industry … Yeh 28:3-5 3 Memang hikmatmu melebihi hikmat Daniel; tiada rahasia yang terlindung bagimu. 4 Dengan hikmatmu dan pengertianmu engkau memperoleh kekayaan. Emas dan perak kaukumpulkan dalam perbendaharaanmu. 5 Karena engkau sangat pandai berdagang engkau memperbanyak kekayaanmu, dan karena itu engkau jadi sombong.

D. Value of:
Gives blessing … Ams 3:13
Benefits of, many … Ams 4:5-10
Keeps from evil … Ams 5:1-6
Better than jewels … Ams 8:11
Above gold in value … Ams 16:16
Should be acquired … Ams 23:23
Excells folly … Pengkh 2:13
Preserves lifes … Pengkh 7:12
Makes strong … Pengkh 7:19
Beltter than weapons … Pengkh 9:18
Produces good fruit … Yak 3:17

E. Limitations of:
Cannot save us
… 1Kor 1:19-21
Cause of self glory … Yer 9:23
Can delude … Yes 47:10
Nothing, without God … Yer 8:9
Can be corrupted … Yeh 28:17
Of this world, foolishness … 1Kor 3:19
Earthly, natural … Yak 3:15
Gospel not preached in … 1Kor 2:1-5

F. Of believers:
Given by Christ
… Luk 21:15
Gift of the Spirit … 1Kor 12:8
Given by God … Ef 1:17
Prayed for … Kol 1:9
Means of instruction … Kol 1:28
Lack of, ask for … Yak 1:5

Understanding – Knowing things in their right relationship

Search – to make intensive investigation
A Applied literally to:
Records … Esra 4:15, 19 15  supaya diadakan penyelidikan dalam kitab riwayat nenek moyang tuanku. Di dalam kitab riwayat itu tuanku akan mendapati dan mengetahui, bahwa kota itu kota durhaka, yang selalu mendatangkan kerugian kepada raja-raja dan daerah-daerah, dan bahwa orang selalu mengadakan pemberontakan di dalamnya sejak zaman dahulu. Itulah sebabnya maka kota itu dibinasakan. 19  Lalu atas perintahku telah diadakan penyelidikan, dan didapati, bahwa kota itu sejak zaman dahulu selalu bangkit melawan raja-raja dan bahwa penduduknya selalu mendurhaka dan memberontak.

Child … Mat 2:8  Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."

Scriptures … Yoh 5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, (40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.)

B. Applied figuratively to:
Man’s heart … Maz 139:1, 23 1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. TUHAN, Engkau menyelidiki dan mengenal aku; 23 Selidikilah aku, ya Allah, dan kenallah hatiku, ujilah aku dan kenallah pikiran-pikiranku;

Understanding … Ams 2:5  maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.

Conscience … Ams 20:27  Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.

Self-examination … Hak 5:16  Mengapa engkau tinggal duduk di antara kandang-kandang sambil mendengarkan seruling pemanggil kawanan? Di pihak pasukan-pasukan suku Ruben ada banyak pertimbangan!.

Penyataan Kristus: ---

PENAFSIRAN
Hal-hal utama
:
a. Istilah utama: hikmat
b. Hubungan utama: penentangan—Memang orang dapat memperoleh emas, perak, besi dan tembaga dengan menambang dan memurnikannya dari dalam bumi di bawah tanah. Gelap yang pekat ditembusi, tempat yang paling dalam diselidiki. Bahkan mencari batu-batuan mulia, jauh di tempat yang tak ada penghuni, yang belum pernah diinjak dan dilalui, orang bekerja sambil bergantungan pada tali di dalam terowongan yang sunyi sepi (1-6). Tanah menghasilkan pangan bagi manusia, tapi jauh di bawahnya, semua dibongkarbalikkan sehingga isi bumi berantakan. Batu di dalam tanah mengandung nilakandi, dan debunya berisikan emas murni. Burung elang dan burung nasar pun belum pernah terbang di atasnya. Belum pernah singa maupun binatang buas lainnya melalui jalan sepi yang menuju ke sana (7-8). Orang menggali dalam batu yang betapa pun kerasnya, dibongkarnya gunung membuat terowongan di situ, didapatinya permata yang sangat bermutu. Sampai kepada sumber sungai-sungai ia menggali, lalu menyingkapkan apa yang tersembunyi (9-11). Tetapi di manakah hikmat dapat dicari? Di manakah kita dapat belajar agar mengerti (12)?
      -- Aspek utama:  pencarian
c. Tema utama/pokok pikiran utama: Harta yang paling berharga, seperti logam mulia dan batu permata, memang dapat diperoleh dengan susah payah dari dalam perut bumi dan dasar batu gunung. Tetapi harta yang yang jauh lebih mahal lagi dari semuanya itu, yakni hikmat dan akal budi, di mana dan bagaimana orang dapat memperolehnya?

Tanya jawab penafsiran:
Definisi
1) Apakah dan di mana dicari hikmat yang Ayub maksud dalam ayat 12?
     -- Ayub 28:28  takut akan Tuhan, itulah hikmat, dan menjauhi kejahatan itulah akal budi."
     -- Maz 111:10   Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, semua orang yang melakukannya berakal budi yang baik. Ams 1:7 Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. ; 9:10  Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

Sumber:
Roh Allah … Kel 31:3
karunia TUHAN … Kel 36:1, 2
Hukum TUHAN … Ul 4:6
takut akan TUHAN … Ams 9:10
kebenaran hati … Ams 10:31

Deskripsi:
Kenegarawanan … Kej 41:33 
Ketrampilan teknis… Kel 28:3
Akal sehat
… 2Sam 20:14-22
Ketrampilan mekanis … 1Raj 7:14
Pengertian … Ams 10:13, 23 
Kemampuan militer … Yes 10:13 
Kepandaian berdagang … Yeh 28:3-5 3

2) Apakah maksudnya pencarian dalam ay 12? 
     -- berbeda dari pencarian harta duniawi
     -- hanya dengan anugerah Tuhan 

Alasan
3) Kenapa diperlukan memperoleh hikmat demikian? 
     -- hikmat duniawi tak mampu menyelesaikan sesuai dengan kehendak Allah
     -- maka diperlukan hikmat yang dari Allah
     -- nilai hikmat:
         -- Gives blessing … Ams 3:13
Benefits of, many … Ams 4:5-10
Keeps from evil … Ams 5:1-6
Better than jewels … Ams 8:11
Above gold in value … Ams 16:16
Should be acquired … Ams 23:23
Excells folly … Pengkh 2:13
Preserves lifes … Pengkh 7:12
Makes strong … Pengkh 7:19
Beltter than weapons … Pengkh 9:18
Produces good fruit … Yak 3:17

4) Kenapakah akal budi perlu dicari?
    -- supaya mampu memahami hikmat 
    -- Understanding … Ams 2:5  maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.

Cara
5) Bagaimana memperoleh hikmat demikian?
     -- takut akan Tuhan, karena sumbernya adalah Tuhan 
6) Bagaimana supaya pencarian tersebut berhasil?
     -- berserah pada tuntunan Roh Kudus
     -- datang pada Tuhan Scriptures … Yoh 5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, (40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.)

Implikasi
7) Apa yang tersirat dari perolehan hikmat demikian? 
     --   percaya kepada Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat pribadi
     -- hikmat orang percaya:
Given by Christ … Luk 21:15
Gift of the Spirit … 1Kor 12:8
Given by God … Ef 1:17
Prayed for … Kol 1:9
Means of instruction … Kol 1:28
Lack of, ask for … Yak 1:5

8) Apa yang tersirat dalam pencarian?
     -- supaya memelihara hati yang bersih dan roh yang terang
     --  Conscience … Ams 20:27  Roh manusia adalah pelita TUHAN, yang menyelidiki seluruh lubuk hatinya.

Kesimpulan:
1.  Hikmat duniawi, termasuk hikmat orang-orang pintar (para normal, dukun), bukalah hikmat benar, maka jangan andalkan.
2. Hikmat benar adalah semata-mata anugerah Allah.
3. Bagi orang percaya, hikmat benar adalah tuntunan Roh Kudus

Pesan:
Harta yang paling berharga, seperti logam mulia dan batu permata, memang dapat diperoleh dengan susah payah dari dalam perut bumi dan dasar batu gunung. Tetapi harta yang jauh lebih mahal lagi dari semuanya itu, yakni hikmat dan akal budi, di mana dan bagaimana orang dapat memperolehnya?--Hanya diperoleh sebagai anugerah Tuhan.

PENERAPAN
Evaluasi
:
Dapat diterapkan dalam hidup orang percaya masa kini.

Butir-butir penerapan:
1. Jalani hidup yang takut akan Tuhan.
2. Dalam setiap langkah hidup terlebih dahulu minta hikmat Tuhan.

Tekad/Tujuan
Semata-mata berserah pada Tuhan memperoleh hikmat yang dari pada-Nya.

Ayat hapalan:

Ayub 28:12 Tetapi di mana hikmat dapat diperoleh, di mana tempat akal budi?

IMS 100623