Mazmur 8:2-7 Epistel Minggu 11 April 2010
MANUSIA HINA SEBAGAI MAKHLUK MULIA
2 Ya TUHAN, Tuhan kami, betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. 3 Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam. 4 Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: 5 apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 6 Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. 7 Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya:
PENGAMATAN
Tentang: derajad manusia yang lebih tinggi di antara ciptaan-Nya
| Manusia Hina sebagai Makhluk Mulia |
| Tokoh: Tempat/Waktu: Proporsi: Bentuk sastra: |
| Pokok bahasan: Ringkasan: |
| Ayat kunci: Tema utama: Istilah-istilah penting & utama: Ciri khas: |
| Hubungan struktural utama: penentangan─betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam (2-3). Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya (4-5)? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya (6-7). Aspek utama: kemuliaan kedudukan manusia di antara ciptaan Allah lainnya |
| Ayat paralel: ay 5: Ayb 7:17-18 Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan, 18 dan Kaudatangi setiap pagi, dan Kauuji setiap saat? Mazm 144:3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya? Ibr 2:6-8 Ada orang yang pernah memberi kesaksian di dalam suatu nas, katanya: "Apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya, atau anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya? 7 Namun Engkau telah membuatnya untuk waktu yang singkat sedikit lebih rendah dari pada malaikat-malaikat, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat, 8 segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya." Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya. ay 7: 1 Kor 15:27 Sebab segala sesuatu telah ditaklukkan-Nya di bawah kaki-Nya. Tetapi kalau dikatakan, bahwa "segala sesuatu telah ditaklukkan", maka teranglah, bahwa Ia sendiri yang telah menaklukkan segala sesuatu di bawah kaki Kristus itu tidak termasuk di dalamnya. Ef 1:22 Dan segala sesuatu telah diletakkan-Nya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. Ibr 2:8 segala sesuatu telah Engkau taklukkan di bawah kaki-Nya." Sebab dalam menaklukkan segala sesuatu kepada-Nya, tidak ada suatupun yang Ia kecualikan, yang tidak takluk kepada-Nya. Tetapi sekarang ini belum kita lihat, bahwa segala sesuatu telah ditaklukkan kepada-Nya. |
| Ayat-ayat konteks: konteks dekat: konteks jauh: ay 6: memahkotai … Maz 103:4 Dia yang menebus hidupmu dari lobang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat; kemuliaan … Maz 21:6 Besar kemuliaannya karena kemenangan yang dari pada-Mu; keagungan dan semarak telah Kaukaruniakan kepadanya. Kemuliaan orang percaya: |
| Penyataan Kristus: |
| PENAFSIRAN Hal-hal utama: a. Istilah utama: mengingat/mengindahkan = peduli b. Hub. struktural utama: penentangan─betapa mulianya nama-Mu di seluruh bumi! Keagungan-Mu yang mengatasi langit dinyanyikan. Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam (2-3). Jika aku melihat langit-Mu, buatan jari-Mu, bulan dan bintang-bintang yang Kautempatkan: apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya (4-5)? Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat. Engkau membuat dia berkuasa atas buatan tangan-Mu; segala-galanya telah Kauletakkan di bawah kakinya (6-7). c. Tema utama: Kemuliaan dan keagungan Allah adalah jaminan harkat manusia. Allah pencipta mahakuasa adalah peduli akan ciptaan-Nya paling berharga—manusia. Maka percayakan dan andalkan Allah seperti dari kepolosan bayi dan anak menyusu, nyanyikan pujian dan syukur bagi-Nya selalu. Tanya jawab penafsiran: Definisi 1. Apakah yang dimaksud dengan Allah “melihat” dan mengindahkan” atau “peduli” manusia? 2. Apakah artinya Allah memahkotai manusia dengan kemuliaan dan hormat? Alasan: 3. Kenapa Allah peduli pada manusia? 4. Kenapa Allah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat? Cara: 5. Dalam menjalankan peran sebagai penguasa atas buatan tangan-Nya bagaimana ia beroleh manfaat dari kepedulian Allah sehingga layak atas mahkota kemuliaan yang dikenakan padanya? Implikasi: 6. Apakah yang tersirat sebagai respons manusia atas kemuliaan dan hormat yang dimahkotakan Allah padanya? Ringkasan tafsiran/kesimpulan:
Pesan: |
| PENERAPAN Butir-butir penerapan:
Tujuan: Ayat hapalan: |
IMS
